Hingga hari ini, pembuatan jalur pipanisasi sudah mencapai panjang sekitar 500 meter dengan kedalaman galian 60 sentimeter. Jalur tersebut nantinya akan dipasang pipa air bersih yang menghubungkan sumber mata air ke pemukiman warga. Program ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-126 yang bertujuan mengatasi kesulitan air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat setempat, khususnya pada musim kemarau.
Menurut salah satu anggota Satgas TMMD Serka Wahyu, pekerjaan dilakukan dengan sistem gotong royong antara TNI dan warga desa. Mereka bahu-membahu menggali tanah, mengangkut material, serta memastikan jalur pipa berada pada posisi dan kedalaman yang tepat. Cuaca panas tidak menyurutkan semangat personel di lapangan, karena mereka memahami pentingnya proyek ini bagi kesejahteraan warga.
Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho selaku Dansatgas TMMD menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kekompakan prajurit bersama masyarakat. “Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin hasil TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lebakharjo,” ujarnya.
